jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Jakarta Pusat – Kepolisian terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja dengan mendekatkan diri kepada pelajar melalui lingkungan sekolah. Salah satunya dilakukan Polsek Kemayoran, Jakarta Pusat, melalui Program Pembinaan dan Penyuluhan Bapak Asuh.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Taman Siswa 2, Kelurahan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026). Kanit Binmas Polsek Kemayoran AKP Sutono memberikan pembinaan langsung kepada siswa-siswi di dalam kelas dengan didampingi wali kelas, Bapak Putra.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBES POL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan program Bapak Asuh merupakan salah satu bentuk pendekatan preventif untuk membangun kesadaran pelajar agar mampu menjaga diri dan tidak terlibat dalam perilaku yang dapat merugikan masa depan.

 

“Pelajar merupakan generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Karena itu, pendekatan kepada mereka harus dilakukan dengan komunikasi, edukasi dan pembinaan, sehingga mereka memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan,” ujar Reynold.

 

Dalam kegiatan tersebut, polisi mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi dan tidak ikut dalam ajakan tawuran maupun kegiatan yang dapat berujung pada pelanggaran hukum. Para pelajar juga diberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, larangan membawa senjata tajam, serta risiko terlibat dalam judi online dan pinjaman online.

 

Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H., mengatakan polisi ingin membangun kedekatan dengan pelajar agar pembinaan tidak hanya dilakukan ketika terjadi masalah, tetapi juga sejak dini sebagai langkah pencegahan.

 

“Kami ingin hadir sebagai pembimbing sekaligus sahabat bagi para pelajar. Jangan sampai masa depan mereka rusak karena satu keputusan yang salah. Kami mengajak para siswa untuk fokus belajar, menjaga pergaulan dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang negatif,” kata Bambang.

 

Polsek Kemayoran juga mendorong optimalisasi Program Pelajar Jaga Jakarta di lingkungan sekolah. Kehadiran personel sebagai Bapak Asuh akan disesuaikan dengan kegiatan sekolah sehingga pembinaan dapat berjalan tanpa mengganggu proses belajar mengajar.

 

Kegiatan yang melibatkan Aiptu Dwi Yulianto selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemayoran, Aiptu Aldi Prabang, S.H. selaku Kasi Humas, serta Aipda Sunardi selaku Panit Binmas tersebut berlangsung aman dan kondusif. Melalui pendekatan ini, Polri berharap hubungan antara polisi dan pelajar semakin dekat, sehingga sekolah dapat menjadi ruang yang aman untuk belajar dan membangun masa depan.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)