jacktv news
Jakarta Pusat — Sebanyak 15 orang yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan St. Paul Klinik Utama, Jalan Pasuruan No. 17, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Massa membawa satu unit mobil komando bernomor polisi D 8560 TO dan membentangkan spanduk yang berisi tuntutan agar dugaan praktik ilegal tenaga medis asing di klinik tersebut diusut.
Dalam orasinya, massa meminta pihak St. Paul Klinik Utama memberikan klarifikasi serta menunjukkan dokumen yang berkaitan dengan legalitas tenaga kerja asing yang disebut mereka bekerja di klinik tersebut.
Massa juga mendesak agar apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, persoalan tersebut diproses secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di tengah penyampaian aspirasi tersebut, personel Polri melakukan pengamanan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan tidak mengganggu keamanan lingkungan sekitar. Pengamanan dipimpin Ipda Wendi Eko Supriantoro dengan kekuatan 10 personel.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi dan tindakan sesuai prosedur.
“Penyampaian pendapat merupakan bagian dari aktivitas masyarakat. Yang terpenting, seluruh pihak tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan, serta menyampaikan aspirasi sesuai aturan,” ujar Kapolsek Metro Menteng.
Kepolisian juga mengedepankan komunikasi selama kegiatan berlangsung guna memastikan situasi tetap terkendali dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tidak terganggu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, terus mengarahkan jajarannya untuk memberikan pelayanan dan pengamanan secara profesional, proporsional serta humanis dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)


