jacktv news
Jakarta Pusat – Kepolisian bersama TNI memperkuat pengamanan pertandingan sepak bola BRI Super League 2026–2027 yang mempertemukan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026).
Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada pemain, ofisial, suporter maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan SUGBK.
Khusus di Zona 5 SUGBK, pengamanan diawali dengan apel kesiapan personel yang dipimpin oleh Aiptu Suparmin, S.H., selaku Padal Zona 5 GBK. Dalam kegiatan tersebut, personel diberikan arahan terkait pola pengamanan, pembagian tugas, kesiapsiagaan, serta pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi selama pelaksanaan pengamanan.
Sebanyak 69 personel gabungan TNI, Polri dan steward dilibatkan dalam pengamanan di Zona 5. Kekuatan tersebut terdiri dari 61 personel pengamanan TNI/Polri dan 8 personel steward.
Adapun kekuatan personel TNI/Polri meliputi BKO POM TNI sebanyak 2 personel, BKO TNI sebanyak 10 personel, BKO Brimob Mabes Polri sebanyak 25 personel, BKO Dit Samapta Gasum Polda Metro Jaya sebanyak 5 personel, BKO Dit PPA/PPO Polwan sebanyak 2 personel, BKO Bid Tik sebanyak 2 personel, BKO Polres Metro Jakarta Selatan sebanyak 5 personel, BKO Polres Metro Jakarta Barat sebanyak 5 personel, Polres Metro Jakarta Pusat sebanyak 4 personel, serta Polsek Metro Tanah Abang sebanyak 1 personel.
Sementara itu, pengamanan dari unsur steward diperkuat dengan 8 personel Steward Zona 5 yang dipimpin oleh Bapak Arif.
Dalam pelaksanaan tugasnya, seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif dan profesional. Kehadiran petugas tidak hanya ditujukan untuk melakukan pengamanan secara fisik, tetapi juga memberikan pelayanan dan membantu masyarakat maupun suporter agar dapat mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dengan tertib.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola membutuhkan sinergi seluruh unsur, termasuk dukungan dan kesadaran para suporter.
“Kami mengedepankan pengamanan yang humanis dan persuasif. Kami mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas. Rivalitas cukup di lapangan, jangan sampai berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Menurutnya, pengamanan pertandingan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh pihak. Para suporter diharapkan dapat mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk ikut menjaga situasi agar tetap kondusif. Dengan kerja sama yang baik antara TNI, Polri, panitia, steward dan suporter, pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menegaskan bahwa jajaran Polsek Metro Tanah Abang bersama unsur pengamanan lainnya terus melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar Zona 5 SUGBK.
“Kami bersama seluruh personel pengamanan terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan. Setiap perkembangan situasi akan segera diantisipasi agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata AKBP Dhimas Prasetyo.
Ia juga mengimbau kepada seluruh suporter yang hadir untuk tetap menjaga sikap dan menghormati sesama pendukung maupun masyarakat sekitar.
“Kami mengimbau seluruh suporter untuk tetap tertib, saling menghormati dan menjunjung tinggi sportivitas. Mari bersama-sama menjaga suasana pertandingan agar tetap aman dan kondusif. Nikmati pertandingan dengan penuh semangat tanpa melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.
Pengamanan di Zona 5 dilakukan dengan memperhatikan berbagai potensi gangguan yang dapat muncul sebelum, selama maupun setelah pertandingan. Personel ditempatkan sesuai ploting masing-masing untuk memonitor aktivitas suporter, mengantisipasi kepadatan, serta memastikan arus pergerakan masyarakat di sekitar kawasan stadion tetap terkendali.
Selain itu, koordinasi antarpersonel terus dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan situasi dapat diketahui dan ditangani secara cepat dan tepat. Pola pengamanan juga mengedepankan tindakan pencegahan sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Kehadiran personel gabungan TNI-Polri dan steward di kawasan stadion diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada seluruh pihak. Petugas juga tetap mengedepankan komunikasi yang baik ketika memberikan imbauan kepada suporter maupun masyarakat.
Pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung memiliki antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan suporter. Karena itu, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan tetap mengedepankan sikap profesional, proporsional, humanis dan persuasif.
Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Metro Tanah Abang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Suporter diharapkan dapat menunjukkan bahwa kecintaan terhadap klub dapat diwujudkan melalui dukungan positif dan sportivitas tanpa melakukan tindakan anarkis maupun pelanggaran hukum.
Dengan sinergi antara TNI, Polri, panitia penyelenggara, steward dan seluruh suporter, diharapkan pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung dapat berlangsung dengan suasana yang aman dan nyaman.
Polri memastikan kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama seluruh rangkaian pertandingan berlangsung.
Melalui pendekatan pengamanan yang humanis, komunikasi yang persuasif dan koordinasi yang solid, seluruh personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal sehingga pertandingan dapat berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)


