Jacktv_News,Beltim. Personel Polsek Gantung bersama Unit Identifikasi Polres Belitung Timur melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri di Jalan Aik Mahok, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Minggu (26/04/2026).
Korban diketahui berinisial ST alias Bodong (19), seorang buruh harian yang beralamat di Dusun Baru, Desa Baru, Kecamatan Gantung.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB. Saksi Ahmad Maulana (21), yang merupakan paman korban, dibangunkan oleh saudari Hany yang mengabarkan bahwa korban terlihat tergantung di sebuah pohon di lokasi kejadian.
Mendengar kabar tersebut, paman korban segera menuju lokasi dan menemukan korban dalam posisi tergantung dengan leher terikat menggunakan sebuah sweter warna navy. Karena melihat korban masih bernapas, saksi langsung menurunkan korban dan membawanya pulang. Namun, sesampainya di rumah, denyut nadi korban sudah tidak terasa. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Gantung dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis.
Kasi Humas Polres Beltim IPDA Asep Achmadi, seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H. M.M., menyampaikan bahwa kami membenarkan adanya laporan peristiwa warga meninggal dunia diduga gantung diri di Kecamatan Gantung pagi tadi. Unit Identifikasi Polres Beltim bersama Reskrim Polsek Gantung telah melakukan olah TKP dan pengecekan fisik luar terhadap jenazah korban.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan tanda-tanda identik gantung diri seperti luka lebam bekas jerat di leher serta keluarnya cairan urin dan sperma. Selain itu, terdapat luka sobek sekitar 1 cm di lengan kiri dan luka lecet pada jempol kaki kanan.
“Barang bukti berupa satu helai sweter warna navy yang digunakan korban sudah kami amankan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif korban melakukan aksi tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga dan saksi-saksi di lapangan,” pungkasnya.
Polres Belitung Timur mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang sedang menghadapi permasalahan pribadi, tekanan hidup, maupun persoalan keluarga agar tidak mengambil jalan pintas. Masyarakat diharapkan segera mencari bantuan atau berkomunikasi dengan keluarga, tokoh masyarakat, maupun pihak terkait lainnya guna mendapatkan solusi dan pendampingan yang tepat dalam menghadapi setiap persoalan.(edi).


