jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

JAKARTA UTARA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di areal bekas Maqom Mbah Priok, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlangsung khidmat, tertib, aman dan kondusif, Minggu (13/9/2026).

 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Tadzkir Al Habib Ahmad Bin Zen Al-Haddad tersebut berlangsung sejak sisng hari hingga sore. Sekitar 300 jamaah dari wilayah DKI Jakarta maupun luar daerah hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus melaksanakan ziarah.

 

Sejumlah habaib dan ulama turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Habib Ali Zaenal Abidin Bin Abdurahman Alaydrus selaku ahli waris bekas Maqom Mbah Priok, Habib Muhammad Bin Salim Al Hamid, Habib Salim Bin Muhammad Bin Salim Al Hamid, Habib Ali Bin Idrus Bin Husen Bin Ahmad Al Masyhur, serta sejumlah tokoh agama lainnya.

 

Hadir pula Kasubditbinpolmas Polda Metro Jaya AKBP Jajang Hasan Basri, S.Ag., M.Si., yang mewakili Kapolda Metro Jaya.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan jamaah, dilanjutkan sholawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang diiringi hadroh dari Majelis Tadzkir Al Habib Ahmad Bin Zen Al-Haddad.

 

Selanjutnya, jamaah melaksanakan Salat Ashar berjamaah, pembacaan doa keselamatan, Ratib Al-Haddad, Manakib Habib Hasan Al-Haddad, Sholawat Badar, hingga pembacaan Maulid Simtudduror.

 

Dalam tausyiahnya, KH Abdurahman Bustomi dari Bogor mengajak seluruh jamaah untuk menjaga persatuan dan memahami Islam sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

“Islam adalah rahmatan lil alamin. Setiap perpecahan pasti ada jalan keluar dan solusi.”

 

Sementara itu, Habib Ali Zaenal Abidin bin Segaf Asegaf mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menjalankan kewajiban agama.

“Nanti manusia dikumpulkan dengan orang-orang yang dicintainya.”

 

Ia juga mengajak umat untuk tidak meninggalkan salat lima waktu, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak sholawat sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

 

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Jajang Hasan Basri menyampaikan permohonan maaf karena Kapolda Metro Jaya tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan karena ada kegiatan dinas yang tidak bisa ditinggalkan.

 

“Allah SWT telah mempertemukan kita sehingga dapat berkumpul dalam acara ini dalam keadaan sehat walfiat.”

Ia juga mengimbau para jamaah untuk menjaga ketertiban saat acara, menjaga barang bawaannya, mengawasi anak-anaknya jangan sampai terlepas dan antri dengan tertib.

 

“Saya berharap saat pulang nanti agar jamaah dapat tertib di jalan dan mematuhi peraturan lalu lintas.”

 

AKBP Jajang menambahkan bahwa semangat berdakwah harus terus dijaga tanpa melihat latar belakang profesi.

“Saya ingin tetap terus berdakwah karena dakwah tidak melihat profesi.”

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa dan seluruh rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian dinyatakan selesai, dilanjutkan dengan pembagian nasi kebuli kepada para jamaah.

 

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di bekas Maqom Mbah Priok tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dihadiri jamaah dari berbagai wilayah di DKI Jakarta maupun luar daerah.

 

Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama Polsek Kawasan Kalibaru dengan melibatkan 41 personel. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.