JACKTVNEWS.COM –  KABUPATEN SOLOK — Di kaki Gunung Talang, tepatnya di Nagari Batang Barus, Sekolah Rakyat Menengah Pertama 5 Solok menjadi ruang harapan bagi sekitar seratus anak dari keluarga miskin ekstrem. Di sekolah berasrama ini, mereka belajar berdiri tegak dan menegosiasikan masa depan di tengah keterbatasan fasilitas.
Dipimpin Vera Herlily, sekolah ini konsisten mencetak prestasi di berbagai ajang tingkat kabupaten. Para siswa tampil percaya diri dan berani bersaing, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk bermimpi besar.
Namun di balik capaian tersebut, tersimpan ironi. SRMP 5 Solok belum memiliki lapangan olahraga yang layak. Aktivitas fisik dan latihan cabang olahraga harus dilakukan dengan fasilitas seadanya. Padahal, banyak siswa memiliki potensi fisik dan mental petarung yang membutuhkan ruang pembinaan optimal.
Sebagai sekolah berasrama, lapangan bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan sarana pembentukan karakter, disiplin, dan sportivitas. Ketiadaannya membuat pembinaan terasa belum maksimal.
Harapan baru pun muncul melalui penjajakan kolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Sumatera Barat. Program pembinaan seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penguatan mental diharapkan mampu menanamkan kedisiplinan serta ketangguhan karakter.
Dukungan tersebut turut mendapat perhatian dari Biro SDM Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Kombes. Pol. Anissullah M. Ridha, SIK, SH, MH.
Di tengah keterbatasan 12 guru dan 25 tenaga kependidikan yang terus menjaga semangat siswa, kebutuhan lapangan olahraga kini menjadi investasi sosial yang dinanti. Tanpa ruang berlari yang memadai, anak-anak ini tetap berlari dengan tekad. Namun dengan fasilitas yang layak, mereka diyakini mampu berlari lebih jauh—membawa nama Solok dan Sumatera Barat ke masa depan yang lebih cerah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

(Red)